Oleh: bennietha | Desember 14, 2011

Beda Cinta Sejati dan Bukan…

1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, … nafsu mudah luntur …
cinta menghargai … nafsu memanfaatkan …
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.

2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.

3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…

4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.

Pada dasarnya ada tiga perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang seringkali disebut “Cinta”.

1. “aku mencintaimu jika…”
Cinta bersyarat, ‘cinta jika’, ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi, contoh aku mencintaimu jika kau mau berhubungan seks denganku sekali saja… ‘cinta jika’ selalu mengikat. Selama syarat terpenuhi, hubungan itu baik-baik saja. Namun saat persyaratan itu tak terpenuhi, cinta itu pun pupus. Banyak perkimpoian kandas karena dibangun berdasarkan ‘cinta jika’. ‘Cinta jika’ bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki bukan didasarkan pada cinta sejati.

2. “aku mencintaimu karena…”

Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan orang itu. Contoh, aku mencintaimu karena kamu cantik, baik, dsb. Kedengerannya cinta karena cukup bagus hampir semua orang suka dicintai krn pribadi mereka atau apa yg mereka lakukan. ‘Cinta karena’ bukanlah cinta sejati. Kamu mungkin merasa tertarik kepada seseorang karena kepribadiannya, kedudukannya, kecerdasannya, keterampilannya, dsb. Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan bertahan lama.

3. Cinta titik
Jenis cinta ketiga adalah cinta tanpa syarat. Jenis ini mengatakan aku mencintaimu meski kau akan mengalami banyak perubahan. Tak ada sesuatupun yang dapat kau buat untuk memadamkan cintaku. ‘Cinta titik’ bukan cinta buta. Cinta jenis ini dapat dan benar-benar mengenal secara mendalam orang yang dicintainya. Cinta ini menyadari kemungkinan terjadinya kegagalan, kekurangan dan kesalahan orang itu.

Tak ada cara untuk mengusahakan cinta jenis ini, tapi sebaliknya kau juga tidak dapat kehilangan cinta yg seperti ini. ‘Cinta titik’ berbeda dari ‘cinta jika’ karena cinta ini tidak perlu memenuhi syarat tertentu sebelum diberikan. Juga berbeda dengan ‘cinta karena’ sebab tidak ditentukan oleh menarik tidaknya si dia atau nilai-nilai yang disukai oleh pihak lain.

Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, ‘cinta jika’, dan ‘cinta karena’ sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta sejati suka memberi kepada orang lain.

Sumber : http://www.situsunik.co.cc/2010/06/cara-mengetahui-mana-cinta-sejati-dan.html

Oleh: bennietha | Agustus 19, 2010

Falling In Love

Jatuh cinta berjuta rasanya
Biar siang biar malam terbayang wajahnya
Jatuh cinta berjuta indahnya
Biar hitam biar putih manislah nampaknya
Dia jauh aku cemas tapi hati rindu
Dia dekat aku senang tapi salah tingkah Dia aktif aku pura-pura jual mahal
Dia diam aku cari perhatian oh repotnya Jatuh cinta berjuta indahnya
Dipandang dibelai amboi rasanya
Jatuh cinta berjuta nikmatnya
Menangis tertawa karena jatuh cinta
Oh asyiknya

hmmm….  Emang ya kalo lagi jatuh cinta tuh berjuta rasa nya kaya nano-nano aja deh :P

Nie ada beberapa tanda2 atau ciri2 kalo orang sedang jatuh cinta, mau tau? ya dah sok deh di baca, eitsss tapi jangan sambil ketawa ketiwi sendiri ya xixixixi…. :)

Baca Lanjutannya…

Oleh: bennietha | Agustus 3, 2010

Storia

Lagi mau coba-coba cerita nie, beberapa cerita dibawah ini biasa diceritakan suami q :D   mudah-mudahan pada suka ya….
Thank’s honey, about all the stories.
-I love you-
Jangan Perdulikan Omongan Orang
Juha dan anaknya adalah dua orang yang selalu berbeda prilakunya. Setiap kali Juha memerintahkan anaknya untuk melakukan sesuatu, ia selalu menentang perintah itu dengan berkata “Apa kata orang tentang kita, jika mereka mengetahui akan hal itu?”
Suatu Ketika, Juha ingin memberi pelajaran kepada anaknya. Suatu pelajaran yang berguna dan membuatnya berhenti menuruti omongan orang lain. Karena dengan menuruti omongan orang, semua tujuan tidak akan bisa tercapai.
Baca Lanjutannya…
Oleh: bennietha | Juli 20, 2010

Jangan !!!!

Anak mulai mengembangkan kepercayaan dirinya sejak usia 1-3 tahun. Anak akan belajar mengembangkan self esteem-nya lewat eksplorasi diri dan lingkungan. Di masa ini, peran dan dukungan orangtua sangat penting. Anak membutuhkan dukungan yang disampaikan secara positif, bukan yang bernada negatif. Berhati-hatilah dengan penggunaan kata yang Anda gunakan kepada anak.

Hanny Muchtar Darta, CEI, PSYCH-K, ahli Emotional Parenting dari Radani Emotional Intellegence (EI) Center menjelaskan, untuk membangun self esteem anak, orangtua memainkan peran yang amat krusial. Peran ini bisa dilakukan lewat cara-cara praktis, misal, dengan menemani anak saat mereka asyik bermain. Jika mereka bermain dengan hal-hal yang kurang baik baginya, sampaikan dengan kalimat positif dan mengajaknya beralih ke permainan lain. Kurangi pelarangan, karena melalui permainan, anak pun sedang belajar banyak hal. Bayangkan diri Anda berada di posisinya, kala sedang asyik menekuni sesuatu lalu dilarang. Rasanya tidak menyenangkan, bukan?

Baca Lanjutannya…

Oleh: bennietha | Juli 16, 2010

Pregnancy ;)

Saat Ketuban Pecah Dini (KPD)


Memasuki usia kehamilan trimester ketiga tiba-tiba ibu hamil mengeluarkan cairan dari vagina seperti mengompol. Selain keluarnya cairan ini tak dapat ditahan, si ibu pun tak merasakan mulas maupun sakit. Dalam istilah medis, kondisi ini biasanya disebut dengan ketuban pecah dini.
Sebenarnya ada banyak pertanyaan mengenai cairan ketuban. Apa fungsinya dan seberapa bahaya jika terjadi pecah dini atau pecah sebelum waktunya? Berbahayakan kondisi tersebut bagi ibu dan janin? Mengapa bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya? Berikut penjelasan singkatnya mengenai cairan ajaib ini agar ibu hamil mendapatkan informasi yang jelas dan tepat: Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.